Israel Bombardir Kamp Pengungsi Palestina

Editor: Ivan Aditya

PALESTINA, KRJOGJA.com – Jumlah korban jiwa akibat serangan udara Israel yang menghantam rumah di Gaza bertambah jadi 10 orang. Petugas medis di daerah kantong Palestina mengatakan korban tewas terdiri dari delapan anak dan dua perempuan.

Awalnya, korban tewas akibat serangan tersebut berjumlah tujuh orang. Namun, kelompok militan Hamas memperkirakan angka tersebut akan terus meningkat, karena upaya memulihkan korban yang berada di bawah reruntuhan rumah di tepi kamp pengungsi Shati masih berlangsung.

Serangan udara di barat Kota Gaza mencatat jumlah kematian tertinggi dalam satu serangan. Tak lama setelah serangan itu, Hamas menyatakan pihaknya kembali menembakkan roket ke Israel selatan.

Aksi saling serang antara Israel dan Palestina memanas sejak Senin (10/05/2021). Warga Israel ingin memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa untuk memperingati pencaplokan wilayah Yerusalem dalam Perang Enam Hari tahun 1967 silam. Pencaplokan itu tidak diakui oleh komunitas internasional.

Ratusan warga Palestina lantas menyambangi Masjid Al-Aqsa dan dilaporkan melempari batu ke arah petugas keamanan. Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel pun tak terbendung. (*)

BERITA REKOMENDASI