Israel Deportasi Dua Warga Turki

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL, KRJOGJA.com – Israel telah memerintahkan deportasi terhadap dua dari tiga orang Turki yang ditangkap tak lama usai melakukan demonstrasi untuk Palestina pada pekan lalu. Demonstrasi dilakukan setelah Presiden A.S. Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Ketiganya ditahan pada hari Jumat karena dicurigai menyerang polisi Israel di dekat sebuah masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Pengadilan Israel kemudian membebaskan mereka tanpa tuduhan pada hari Sabtu.

Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan, salah satu pria tersebut dijadwalkan untuk dideportasi pada hari Senin dan satu lagi pada hari Sabtu. Dia meyebut, keduanya telah memasuki Israel dengan paspor Belgia.

Namun, Polisi Israel menggambarkan ketiganya sebagai turis Turki. Sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkannya di antara sekelompok pria yang memakai fez di luar Al-Aqsa.

Salah satunya terlihat mengenakan kaos bendera Turki dan melambai-lambaikan bendera Palestina, sementara dua orang memegang gambar Presiden Turki Tayyip Erdogan. Erdogan sendiri cukup vokal dalam menentang langkah Trump yang mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel. (*)

BERITA REKOMENDASI