Israel Izinkan Ribuan Warga Palestina Kunjungi Keluarga

Editor: KRjogja/Gus

YERUSALEM (KRjogja.com) – Umat Islam di seluruh dunia menyambut Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah. Tak terkecuali Israel, di mana sekira 1.454.000 warganya adalah Muslim. Bahkan, Islam adalah agama terbesar kedua di Israel setelah Yahudi.

 

Untuk merayakan Idul Adha, Israel memberlakukan hari libur nasional selama empat hari untuk tahun ini. Festival Idul Adha juga dirayakan sejak Minggu 11 September 2016 oleh warga Muslim Israel dan juga Druze.

Seperti dimuat Times of Israel, Senin (12/9/2016), Kementerian Pertahanan mengizinkan 100 ribu warga di Tepi Barat, Palestina untuk mengunjungi keluarga mereka di Israel selama Idul Adha. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Koordinator Tepi Barat, Mayor Jenderal Yoav Mordechai dalam akun Facebook.

Sebagai tambahan, pos-pos penjagaan di perbatasan akan beroperasi lebih lama dari biasanya. Dengan demikian, warga Palestina, termasuk yang berada di Jalur Gaza, dapat bepergian dari Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv, Israel atau Bandara Amman, Yordania, termasuk mereka yang hendak mengikuti ibadah haji di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengirimkan ucapan selamat Idul Adha kepada warganya yang beragama Islam. “Idul Adha memuji nilai-nilai yang juga ada dalam agama Yahudi, yakni takut akan Allah, nilai-nilai keluarga, dan membantu sesama. Ini adalah contoh dari banyak hal yang menyatukan kita dalam kehidupan bersama di Israel,” tutur Netanyahu. (*)

 

BERITA REKOMENDASI