Israel Tunda Aneksasi Tepi Barat

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Amerika Serikat, Yousef Al-Otaiba, mengklaim negaranya telah menetapkan Israel menunda rencana pencaplokan di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur, dan Lembah Yordania untuk waktu yang lama.

Surat kabar Israel, Maariv, melaporkan penundaan itu diklaim Al-Otaiba sudah disepakati sebelum Israel dan UEA menandatangani perjanjian normalisasi. Al-Otaiba menjelaskan bahwa Abu Dhabi juga menetapkan jangka waktu penundaan aneksasi yang tidak boleh diumumkan.

“Saya yakin bahwa aneksasi tidak akan dibahas untuk waktu yang lama, dan ini adalah kesepakatan yang kami capai dengan Israel, dan kami menjelaskan kepada AS bahwa kami ingin menyembunyikan jangka waktu yang telah kami sepakati,” ujar Al-Otaiba.

Dia menambahkan dalam waktu dekat, Israel akan segera melihat manfaat dari perjanjian normalisasi, tapi aneksasi bukanlah salah satu di antaranya.

“Setelah sekitar satu minggu dari perjanjian, kami melihat bahwa 80 persen warga Israel mendukung, meskipun itu mengorbankan rencana aneksasi,” ucapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI