Israel Tutup Delapan Media Palestina

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL, KRJOGJA.com – Israel menggerebek dan menutup delapan kantor media Palestina yang terletak di Tepi Barat dalam operasi skala besar melawan upaya penghasutan. Kepala unit kementerian pertahanan yang dikenal sebagai COGAT, Yoav Mordechai, mengatakan penggerebekan itu dilakukan terhadap perusahaan yang dituding mendukung Hamas, organisasi politik di Palestina yang selama ini dianggap Tel Aviv sebagai kelompok teroris.

"Pasukan militer menggerebek delapan perusahaan media Palestina yang selama ini memfasilitasi dua saluran televisi Al Aqsa dan Al Quds," ucap Mordechai.

"Dua saluran televisi itu secara konstan menyiarkan hasutan terhadap warga Israel. Bukan rahasia lagi bahkan kedua saluran itu telah beberapa kali mencoba menghasut teroris untuk menyerang pihak yang tak bersalah," katanya melalui akun Facebook.

Akibat razia ini, delapan perusahaan itu dipaksa tutup selama enam bulan ke depan. Meski begitu, sampai saat ini pejabat Israel tak menjelaskan secara rinci bukti penghasutan yang dituduhkan.

Serikat Jurnalis Palestina di Hebron membenarkan bahwa tiga perusahaan yakni Palmedia, Transmedia, dan Ramsat yang menyediakan layanan produksi bagi dua saluran televisi milik Hamas telah ditutup. Seluruh peralatan di kantor-kantor tersebut juga dilaporkan disita aparat Israel. (*)

BERITA REKOMENDASI