Israel Usir Warga Palestina

Editor: Ivan Aditya

PALESTINA, KRJOGJA.com – Otoritas Israel mengelurkan peringatan bagi warga Desa Bedouin atau perumahan nomaden milik warga Palestina di Tepi Barat untuk meninggakan wilayah itu sebelum digusur Oktober mendatang. Peringatan itu diberikan bagi sedikitnya 200 warga Khan al-Ahmar, sebuah wilayah strategis di Tepi Barat yang diduduki Israel.

"Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Israel, warga Khan al-Ahmar menerima pemberitahuan hari ini yang mengharuskan mereka menghancurkan sendiri bangunan di wilayah itu sampai 1 Oktober 2018," bunyi pernyataan dari unit Kementerian Pertahanan Israel.

Meski begitu, pernyataan tersebut tak menjelaskan apa yang akan terjadi jika ratusan warga desa menolak meninggalkan rumah mereka. Sementara itu, penduduk Khan al-Ahmar bersumpah tidak akan meninggalkan tanah mereka meski ada perintah untuk meninggalkan tempat itu. "Tidak ada yang akan pergi. Kami harus diusir dengan paksa," ucap Eid Abu Khamis, juru bicara desa tersebut.

Desa Khan al-Ahmar terletak di timur Yerusalem yang juga dekat dengan Laut Mati. Desa tersebut berbatasan langsung dengan permukiman Israel. Nasib desa Khan al-Ahmar telah lama menjadi perhatian dunia internasional terutama kelompok pemerhati hak asasi manusia. Negara-negara Eropa menyerukan Israel untuk tak melanjutkan rencana penggusuran desa tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI