Israel Waspadai Deklarasi Perang Hamas

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL, KRJOGJA.com – Di tengah kemarahan warga Palestina dan seruan Hamas agar Intifada Ketiga dimulai 8 Desember 2017, Israel pun meningkatkan keamanannya. Otoritas Israel mengatakan, pihaknya mengerahkan pasukan keamanan tambahan untuk mengantisipasi lebih banyak bentrokan di kota-kota Jerusalem dan Tepi Barat.

"Kami menambah ratusan polisi di dalam Kota Tua dan sekitarnya," kata juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld.

Peningkatan keamanan ini dilakukan setelah kelompok Hamas menyerukan aksi ‘Hari Kemarahan’ atau Intifada Ketiga. Menyusul pengumuman resmi Presiden AS Donald Trump bahwa AS mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel. Intifada pertama dan kedua dilakukan masing-masing pada tahun 1980-an dan 2000-an.

Warga Palestina semakin meradang setelah AS juga merencakan pemindahan Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv ke Jerusalem. Keputusan sepihak ini juga dikecam negara-negara sekutu AS. (*)

BERITA REKOMENDASI