Isu Yerusalem, Ini Pernyataan Sikap Mahasiswa RI di Yordania

AMMAN, KRJOGJA.com – Merespons krisis Yerusalem yang tengah menghangat sejak beberapa waktu terakhir, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) di Yordania ikut menyatakan sikap.

Pernyataan sikap itu disampaikan oleh Ketua HPMI Yordania, Ghinan Taufiq di hadapan Duta Besar RI Andy Rachmianto di KBRI Amman.

"HPMI Yordania mengecam pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat atas pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel dan rencana pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem," papar naskah tertulis HPMI Yordania seperti dikutip dalam rilis resmi KBRI Amman, Jumat 15 Desember 2017.

Himpunan mahasiswa itu juga menuntut pemerintah AS untuk segera membatalkan pernyataan tersebut dan mendorong pemerintah RI, bersama dengan OKI, PBB, dan masyarakat internasional lainnya, untuk melakukan berbagai upaya penyelamatan Yerusalem dan Palestina.

"HPMI juga menyerukan masyarakat di Indonesia untuk membela dan mendukung perjuangan kemerdekaan bagi Palestina dan mendukung upaya pemerintah RI dan masyarakat Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Palestina," lanjut naskah itu.

Naskah pernyataan sikap tersebut kemudian diserahkan  HPMI Yordania kepada Dubes RI untuk dapat diteruskan ke Jakarta.

Merespons langkah para mahasiswa itu, Dubes Andy menyampaikan apresiasi terhadap HPMI yang telah bersikap kritis terhadap isu Yerusalem dan Palestina tersebut.

Dubes meminta agar HPMI Yordania dapat "menyerukan tindakan serupa kepada organisasi kemahasiswaan Indonesia di luar negeri lainnya, khususnya di kawasan AS, guna memberikan tekanan sosial kepada Pemerintah AS atas pernyataan pengakuan dimaksud."

Andy juga menyampaikan pentingnya peran diaspora Indonesia bekerja sama dengan pemerintah dalam memperjuangkan isu Yerusalem dan kemerdekaan Palestina melalui berbagai ruang dan peluang yang ada, sesuai dengan amanah Konstitusi RI.(*)

BERITA REKOMENDASI