Izumo Kawal Kapal Logistik AS

TOKYO, KRJOGJA.com – Jepang akan menurunkan kapal perang terbesarnya dalam operasi pertama sejak hukum kontroversial yang memperluas peran militer Jepang disahkan.  Kapal pembawa helikopter, Izumo, tersebut akan mengawal kapal logistik AS yang bermaksud mengisi ulang bahan bakar dan memberi pasokan logistik berbagai armada Negeri Paman Sam.

Rombongan kapal AS tersebut termasuk Carl Vinson yang dikirim ke Semenanjung Korea. Saat ini, Korea Utara (Korut) mengancam akan melakukan serangan militer, sehingga meningkatkan ketegangan di kawasan itu. Korut juga menggelar uji coba nuklir pada Minggu 30 April. Meski gagal, tindakan Korut tersebut mengabaikan berbagai peringatan dari AS dan negara lain agar Korut menghentikan berbagai aktivitas misil dan nuklirnya.

Izumo, kapal sepanjang 249 meter dapat mengangkut hingga 9 helikopter. Japan Times menyebut, Izumo menyerupai kapal amfibi milik AS. Sementara itu, kantor berita Kyodo melaporkan, Izumo akan meninggalkan pangkalan di Yokosuka, bagian selatan Tokyo, untuk bertemu dengan kapal pemasok AS, dan mengawalnya hingga mencapai Shikoku, di bagian barat Jepang.

Izumo adalah kapal perang pertama yang diturunkan sejak aturan baru terkait militer Jepang disahkan pada 2015. Berdasarkan aturan tersebut, Jepang diperbolehkan membantu para sekutu yang sedang diserang. Demikian dinukil dari BBC, Senin (1/5/2017).

Para kritikus menyatakan, hukum baru ini menyalahi konstitusi Jepang pasca-Perang Dunia II dan dapat mendorong mereka terlibat dalam perang yang tidak mendesak di luar negeri. Konstitusi Jepang melarang negara menggunakan kekuatan militer untuk menyelesaikan konflik internasional kecuali dalam kasus pembelaan diri. (*)

BERITA REKOMENDASI