Jangan Takut, Virus Korona Wuhan Disebut Tak Bisa Menular dari Barang-Barang China

Virus Korona yang mewabah di China telah menyebar ke sejumlah negara. Namun masyarakat tak perlu khawatir sebab virus tersebut disebut tak bisa menular kepada manusia melalui barang.

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto memastikan virus korona Wuhan tidak bisa menular melalui barang-berang ke manusia.

Menurut Achmad Yurianto, virus korona Wuhan itu tidak bisa hidup jika menempel di benda mati. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu takut secara berlebihan dengan barang-barang impor dari China.

"Virus ini analog sama persis dengan benalu di pohon. Benalu enggak bisa hidup di pohon yang mati, demikian juga virus. Virus hanya bisa berkembang di sel hidup. Virus tidak memungkinkan menular melalui barang, pakaian, produk," katanya kemarin.

Dalam kesempatan itu, Achmad Yurianto meminta agar masyarakat menjaga pola hidup bersih supaya terhindar dari virus korona. Salah satu upaya yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan tangan.

"Berdasarkan observasi, ada kebiasaan dalam satu menit rata-rata tiap orang menyentuh hidung, mata, dan mulut paling tidak dua kali tanpa disadari. Kalau kemudian tangan ini tercemar kan sama saja memasukkan sesuatu ke mulut. Ini yang harus lebih ditekankan kepada masyarakat," kata Achmad Yurianto.

Seperti dilansir dari Solopos.com, Kementerian Kesehatan meningkatkan pengawasan terhadap pencegahan masuknya virus corona dengan menyediakan 195 thermal scanner di 135 pintu masuk negara. Lalu juga dilakukan identifikasi ke daerah-daerah berisiko yang memiliki akses dari dan ke China terus dilakukan, baik melalui jalur darat, laut, dan udara.

Ada 19 daerah yang dipantau, mulai dari Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Padang, Tarakan, Balikpapan, Manokwari, Sampit, Bandung, Jambi, Tanjung Balai Karimun, Samarinda, Palembang, Tanjung Pinang, Denpasar, Surabaya, Batam, Bitung, hingga Manado.

Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan logistik untuk mencegah masuknya virus korona seperti thermal scanner, ADP, masker N95, dan Health Alert Card di daerah-daerah tersebut.

 

BERITA REKOMENDASI