Jelang Referendum, Thailand Diguncang 10 Bom

BANGKOK (KRjogja.com) – Kepolisian Thailand  menyebut, sebelum pemungutan suara untuk referendum Thailand hari ini, terjadi 10 ledakan di berbagai tempat. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Provinsi Narathiwat dan Yala.

Kepala polisi Narathiwat Mayor Jenderal Pattanawut Angkanawin mengatakan, ledakan bom terjadi pada pukul 07.30 dan 08:00 waktu setempat di beberapa lokasi, Sabtu 6 Agustus. Namun, ledakan ini tidak menimbulkan korban jiwa ataupun korban luka.

"Bom-bom yang menargetkan tiang lampu menyebabkan beberapa daerah menjadi tanpa listrik dan sistem komunikasi terputus," ujarnya, sebagaimana dilansir Bernama, Minggu (7/8/2016).

Ledakan sehari menjelang referendum Thailand ini dilaporkan terjadi di Sungai Golok, Ranget, Bacho, Chok Airong, Yimgo, Takbai, Chanek, Rusak, Waeng dan Muang di Narathiwat.  Selain itu , ledakan bom juga dilaporkan di distrik Yaman Provinsi Yala.

Sebelum ini, petugas kepolisian telah melaporkan terjadi enam ledakan di Thailand Selatan. Ledakan ini dianggap sebagai reaksi atas referendum Thailand yang akan digelar pada hari ini.

Dalam referendum Thailand, sekira  50 juta warga Negeri Gadjah Putih diketahui akan memberikan hak pilih mereka untuk menentukan konstitusi baru yang disusun junta militer. (*)   

BERITA REKOMENDASI