Jemaah Haji di Madinah Mulai Didorong ke Mekkah

Editor: Ivan Aditya

MADINAH, KRJOGJA.com – Tiga kloter dari Embarkasi Surabaya (SUB) 1, Batam (BTH) 1 dan 2 akan mulai didorong ke Mekkah pada Minggu (14/07/2019). Kloter tersebut merupakan rombongan yang pertama datang di Madinah dan dihitung telah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Madinah, utamanya seperti Salat Arbain dan ziarah yang merupakan bagian layanan dari pemerintah Indonesia. Pendorongan ini berdasar pada masa tinggal, setelah menyelesaikan salat 40 waktu.

"Setelah itu bisa ditentukan jam berapa didorong ke Mekkah. Tahapan berikutnya ada persiapan dan pengecekan dokumen yang dilakukan H-3. Proses ini dilakukan awal karena selama di Saudi, dokumen disimpan Muassasah," ungkap Kepala Daker Madinah Akhmad Jauhari kepada tim MCH 2019 di Kantor Urusan Haji (KUH) Madinah, Kamis (11/07/2019).

Dijelaskan Jauhari, pengecekan dilakukan pihak muassasah dan Kementerian Haji Saudi Arabia didampingi PPIH Madinah. Sebab jika ada dokumen yang  tidak siap, jamaah tersebut tidak bisa diberangkatkan.

"Maka kami lakukan persiapan pengecekan dokumen agar prosesnya lancar. Kloter juga akan mendapatkan Bayan Tarhil berupa keterangan bahwa sudah melaksanakan Salat Arbain 40 waktu salat," ucap Jauhari.

Untuk transportasi, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan naqabah untuk layanan antar kota. Selaian dengan naqabah, PPIH juga melakukan upgrade layanan sesuai ketentuan Kemenag RI. "Ada tiga kloter dengan tiap kloternya disiapkan 10 bus," sambung Jauhari. (Feb)

BERITA REKOMENDASI