Jepang Longgarkan Kebijakan Darurat Pandemi Bulan Ini

Editor: Ivan Aditya

JEPANG, KRJOGJA.com – Jepang berencana melonggarkan kebijakan darurat penanganan pandemi di beberapa wilayahnya, setelah kasus penularan Covid-19 di negara itu membaik. Namun, Menteri Kesehatan Jepang Norihisa Tamura menyatakan, tingkat rawat inap dan ketersediaan tempat tidur pasien akan menjadi penentu berlakunya kebijakan ini. Rencananya, pelonggaran akan dilakukan pada akhir September ini.

“Setelah mendengar pendapat para ahli, kabinet akan membuat keputusan akhir,” kata Tamura.

Tak hanya itu, pemerintah Jepang juga mempertimbangkan penggunaan pemeriksaan status inokulasi dan hasil negatif Covid-19 sebagai tolak ukur pelonggaran pembatasan bisnis dan mobilitas warganya.

Jepang sendiri menghadapi gelombang kelima Covid-19 sejak Agustus. Gelombang kelima ini dipicu oleh penyebaran varian Delta dan membuat negara ini memecahkan angka tertinggi kasus positif pada 22 Agustus lalu, mencapai 26.121, dilansir Worldometers.

Untuk mencegah rumah sakit kewalahan akibat lonjakan kasus, pemerintah memperpanjang pembatasan darurat kepada 80 persen warganya hingga akhir September. (*)

BERITA REKOMENDASI