Jepang Perpanjang Keadaan Darurat Selama Sebulan

TOKYO, KRJOGJA.com – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan berencana memperpanjang keadaan darurat selama satu bulan.

Abe memberlakukan keadaan darurat selama sebulan penuh untuk tujuh wilayah pada 7 April, kemudian menerapkannya secara nasional.

Namun keadaan darurat akan berakhir pada pada 6 Mei.

PM Abe mengatakan dia telah menginstruksikan menteri yang menangani wabah virus corona, Yasutoshi Nishimura memperpanjang keadaan darurat.

“Setelah menerima laporan ini dari panel ahli, saya meminta Menteri Nishimura untuk memperpanjang keadaan darurat selama satu bulan,” kata Abe mengutip AFP, Sabtu (2/4/2020).

Ia menambahkan bahwa para pakar yang memberi saran kepada pemerintah sedang meninjau situasi di berbagai wilayah.

“Kami akan mendengarkan pendapat mereka dan kami berharap bisa membuat keputusan pada 4 Mei,” ujar Abe.

Jepang, lanjut dia, berhasil menghindari peningkatan tajam kasus infeksi virus corona.

Virus corona telah meninfeksi hampir 14.300 oran dan menyebabkan 432 kematian.

BERITA REKOMENDASI