Jerman akan Larang Perempuan Muslim Bercadar

Editor: Ivan Aditya

JERMAN (KRjogja.com) – Jerman bersiap melarang penggunaan burqa (busana yang menutup wajah) bagi perempuan Muslim di negara itu. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan, busana burqa bertentantan dengan integrasi di masyarakat Jerman.

Wacana pelarangan burqa muncul dari partai politik pendukung Merkel dan koalisinya. Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere mengatakan burqa atau busana cadar harus dilarang secara parsial di sekolah, universitas, dan saat perempuan mengemudi.

Rencana pelarangan burqa ini menyusul masuknya lebih dari 1 juta pengungsi, yang didominasi kaum Muslim dari Suriah, Irak dan Afghanistan. ”Kami dengan suara bulat menolak burqa, itu tidak cocok dengan masyarakat kami yang liberal,” kata de Maiziere.

Sementara itu, Kanselir Angela Merkel mengatakan perempuan Muslim harus menyesuaikan diri ketika berintegrasi ke dalam masyarakat Jerman. ”Dari sudut pandang saya, seorang perempuan benar-benar tertutup hampir tidak memiliki kesempatan untuk mengintegrasikan dirinya di Jerman,” ujar Merkel. (*)

BERITA REKOMENDASI