Jonathan Smith Selamatkan 30 Orang saat Penembakan Maut di Las Vegas

LAS VEGAS, KRJOGJA.com – Seorang pria dipuji sebagai ‘pahlawan’ usai berhasil menyelamatkan 30 orang saat terjadinya penembakan maut di Las Vegas, Amerika Serikat. Tragedi tersebut diklaim sebagai penembakan massal paling mematikan yang pernah terjadi di sejarah modern Amerika Serikat.

Sebagaimana dikutip dari Independent, Selasa (3/10/2017) Jonathan Smith pergi konser Route 91 Harvest Festival pada Minggu 1 Oktober 2017 waktu setempat bersama dengan sembilan anggota keluarganya. Saat rentetan peluru menghantam konser itu, pria berusia 30 tahun itu bersama kakaknya, Louis Rust, memegang anggota keluarga lainnya dan meminta mereka untuk lari.

Saat itu Smith berfokus untuk menyelamatkan keponakannya agar tidak terkena peluru nyasar. Namun ia kembali ke arah kerumunan pengunjung ketika mereka terpisah.

Smith pun menyaksikan para pengunjung konser yang ketakutan. Tanpa ragu-ragu, ia berteriak dan mendorong para pengunjung menuju parkiran demi menghindari penembakan maut tersebut.

“Saya berhasil membawa keluar beberapa orang di sana,” jelas Smith kepada The Washington Post. Namun sayangnya ketika ia berusaha menyelamatkan sejumlah anak-anak, sebuah peluru menghantam lehernya, merusak tulang selangka, membuat retak tulang rusuknya dan memicu memar di bagian paru-parunya. (*)

BERITA REKOMENDASI