Kadar Udara di Rio de Janeiro Buruk

Editor: Ivan Aditya

SAO PAULO (KRjogja.com) – Pada tahun 2009 ketika Brazil berhasil menjadi negara tuan rumah penyelenggara Olimpiade 2016, pihaknya menyatakan bahwa kadar udara di Rio sudah dalam batas-batas yang direkomendasikan WHO. Faktanya, data di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda.

“Ini bukan kadar udara yang cocok untuk suasana Olympic,” kata Paulo Saldiva, ahli patologi dari University of Sao Paulo dan ahli komite WHO yang menetapkan standar polusi global yang ketat pada tahun 2006.

Selama bertahun-tahun, kadar udara di Rio telah melampaui batas kadar polusi udara paling berbahaya yang ditetapkan WHO. Hal ini menjadikan Rio sebagai tuan rumah Olimpiade dengan udara paling kotor semenjak olimpiade yang digelar di akhir 1980 silam.

Kualitas udara suatu negara biasanya bergantung pada cuaca di negara tersebut. Namun penyebab buruknya kualitas udara di Rio ini adalah musim panas dan tingginya tingkat polusi.

Sebelumnya, Rio juga diterpa masalah akomodasi untuk para atlet. Tim olimpiade dari Australia menolak untuk menempati apartemen yang sudah disediakan pihak penyelenggara dikarenakan masalah kebocoran toilet, kurangnya penerangan, dan kabel terbuka. Pihak AS, Italia dan Belanda juga sempat menyewa pekerja untuk memperbaiki kamar atlet mereka. (*)

BERITA REKOMENDASI