Kantor Perwakilan Palestina di Amerika Ditutup

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Kantor perwakilan Palestina di Washington resmi ditutup atas permintaan pemerintah Amerika Serikat di bawah komando Presiden Donald Trump, Kamis (13/09/2018).

"Berdasarkan keputusan pemerintahan Trump untuk menutup misi Palestina di Washington, hari ini adalah tenggat waktu bagi kami untuk menghentikan relasi resmi kami dengan rakyat Amerika," ujar kepala misi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Husam Zomlot.

Melalui video yang diunggah di akun Facebook pribadinya itu, Zomlot menyayangkan keputusan pemerintahan Trump yang sebenarnya tidak mengejutkan bagi mereka. Menurut Zomlot, pemerintahan AS hanya memberikan dua pilihan bagi mereka, yaitu Kehilangan hubungan dengan pemerintahan [AS] atau kehilangan hak kami sebagai satu negara.

"Presiden, pemimpin, dan rakyat Palestina lebih memilih hak kami, sementara kami sangat sedih dengan keputusan ini," ucap Zomlot.

Namun, Zomlot memastikan bahwa masalah yang ada saat ini hanya dengan pemerintahan Trump, bukan rakyat AS secara keseluruhan. "Masalahnya hanya pada pemerintahan Trump. Hubungan dan pertemanan antara rakyat Amerika dan Palestina hanya akan tambah kuat," tutur Zomlot. (*)

BERITA REKOMENDASI