Kasus Mutasi Baru Covid-19 Banyak Muncul di Emirat Arab

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Uni Emirat Arab melaporkan telah mendeteksi sejumlah kasus penularan mutasi baru virus corona. Juru bicara pemerintah Uni Emirat Arab Omar al-Hammadi mengatakan jumlah kasus mutasi corona ini masih terbatas dan berasal dari pasien yang baru melakukan perjalanan luar negeri.

“Ketika varian virus corona baru muncul di Inggris, pejabat kesehatan UEA secara terus menerus melakukan pemantauan dan pemeriksaan. Hasilnya, ada beberapa kasus mutasi virus corona baru yang terdeteksi di UEA dalam jumpa terbatas dan mereka (pasien) pernah bepergian ke luar negeri,” kata Hammadi.

Penemuan kasus infeksi mutasi virus Covid-19 baru di Inggris itu memicu kewaspadaan dan kekhawatiran dunia. Varian virus corona baru ini disebut 70 persen lebih cepat menular. Meski begitu, para peneliti belum menemukan apakah mutasi baru virus corona ini menjadikan penularan lebih mematikan.

Sebagian peneliti juga mengatakan vaksin corona masih efektif membunuh mutasi baru virus tersebut. Meski begitu, puluhan negara langsung memberlakukan larangan dan pembatasan kedatangan (travel ban) turis dari/ke Inggris bahkan penerbangan internasional secara umum, demi mengantisipasi penyebaran kasus mutasi corona tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI