Katering di Bandara Jeddah, Diharapkan Mampu Penuhi Asupan Energi Jemaah

JEDDAH, KRJOGJA.com – PPIH Arab Saudi 2019 menyiapkan sarana dan fasilitas terbaik bagi jemaah haji Indonesia gelombang II yang akan mendarat di Bandara King Abul Aziz Jeddah. Termasuk dalam layanan katering ketika mereka sudah berada di Arab Saudi.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Daerah Kerja Bandara Madinah-Jeddah Arsyad Hidayat dalam kunjungannya ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Arsyad didampingi Kepala Bidang Katering PPIH, Ahmad Abdullah dan Kasie Katering DaÄ·er Bandara Fatmawati mengecek langsung kesiapan dapur yang akan memasok makanan untuk jemaah haji. Ada dua perusahaan yang melayani, yakni Al Musbah dan Golden Guest Restaurant. 

"Otoritas Bandara Jeddah sangat strike (ketat) terhadap makanan dari luar. Karena itu dapur berada di dalam kawasan bandara di bawah inspeksi mereka," kata Arsyad, Selasa (16/7/2019) malam.

Kepala Bidang Katering PPIH Ahmad Abdullah menambahkan, dari hasil pengecekan bahan baku, sarana prasarana produksi, sumber daya manusia (SDM), semua sesuai rencana. Dia berharap pelaksanaannya akan lebih baik dari tahun kemarin.

Menurutnya menu makan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia telah disesuaikan kebutuhan energi jemaah. Dalam satu boks terdapat 200 gram nasi, 100 gram ayam bros (goreng) dan 80 gram sayuran. Selain itu juga diberikan dua botol air mineral ukuran 330 mililiter, dua saset saus dan buah/puding.

"Kami harap makanan ini segera dikonsumsi agar jamaah kembali mendapat energi sebelum melaksanakan umrah," katanya.

Dalam pengecekan ke dapur milik Al Musbah dan Golden Guest Restaurant, proses penyimpanan bahan baku hingga packing makanan cukup higienis. Bahan baku disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu yang telah disesuaikan standar penyimpanan. Peralatan menggunakan stainless steel. Para juru masak juga mengenakan seragam khusus.

"Makanan yang diberikan dalam kondisi fresh dan panas sehingga tahan hingga empat jam," katanya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI