KBRI Moscow Jembatani Kerja Sama Energi RI – Rusia

MOSCOW, KRJOGJA.com – Perlunya kolaborasi untuk mendorong diversifikasi pasokan energi sebagai kunci ketahanan dan kemandirian energi nasional untuk menghadapi ancaman pandemi Covid-19 dan kemungkinan disrupsi lain di masa mendatang. Mengingat pasokan energi di Indonesia dan Rusia selama ini memang masih didominasi oleh energi fosil.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Ngurah Swajaya mengemukakan hal tersebut dalam sambutan pembukaan webinar energi antara pelaku usaha Indonesia dan Rusia. “Penggunaan energi fosil yakni migas dan batubara mencakup 69% konsumsi energi di Indonesia, hal ini serupa dengan Rusia dimana 75% konsumsi energi berasal dari gas dan batubara,” sambung Dirjen Ngurah.

Sebelumnya Wakil Duta Besar untuk Fecderasi Rusia-Belarus Azis Nurwahyudi mengemukakan, Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar di sektor energi karena didukung oleh karakteristik konsumsi energi yang mirip. “Sebagai upaya untuk memanfaatkan potensi yang besar tersebut dan guna mendukung kinerja diplomasi ekonomi, kegiatan ini dilaksanakan,” ujar Azis lewat siaran pers yang diterima KROnline, Selasa (22/9).

BERITA REKOMENDASI