Kebiasaan Minum Kopi di Nordik Buka Peluang untuk Indonesia

GOTHENBURG, KRJOGJA.com – Negara-negara Nordik (Swedia, Denmark, Norwegia dan Finlandia) merupakan konsumen konsumen kopi terbesar di Eropa. Konsumsi perkapitanya mencapai 12 kilogram dalam satu tahun. Hal ini memberikan peluang besar kopi Indonesi masuk ke kawasan negara tersebut. 

Duta Besar RI untuk Swedia dan Latvia Bagas Hapsoro mengatakan biasanya setiap penduduk Nordik mempunyai kebiasaan minum sejak remaja. Hal itu menjadi potensi pasar bagi kopi asal Indonesia. 

Dikatakan Bagas Hapsoro, KBRI di Stockholm telah merencanakan mengadakan kegiatan promosi kopi di Stockholm pada tanggal 14-15 Mei 2018. "Pertemuan di Gothenburg adalah untuk membicarakan potensi ekspor kopi dan teh melalui pasar Swedia. Sebagai kota terbesar kedua di Swedia, Gothenburg memiliki beberapa keistimewaan antara lain tradisi penjualan dan pengiriman kopi dalam jumlah besar," kata Bagas Hapsoro di sela kunjungan ke perusahaan Kahls Kaffee, Frölunda, Gothenburg.

Baca Juga : 

Ini Dia Kopi Seplawan, Kopi Purworejo Yang Ingin Mendunia
Kopi Kaligesing Organik, Bernilai Tinggi
Jokowi Siarkan Lewat Vlog Nikmatnya Kopi Termahal di Dunia

Dari kunjungan tersebut, Bagas Hapsoro melihat peluang yang cukup besar meski juga banyak tantangan agar kopi Indonesia di terima di Nordik. Diantaranya soal harga kopi Indonesia yang mahal karena melewati tengkulak, isu pestisida, distribusi dan lainnya.

“Saya menghargai upaya dan dorongan besar untuk meningkatkan penjualan kopi dari Indonesia. Ini memberikan harapan besar bagi penjualan kopi Indonesia di dunia," kata Mats Nilsson, pimpinan perusahaan/CEO Kahls Kaffe AB.

Pertemuan KBRI Stockholm dengan Kahls Kaffe berlangsung dengan akrab dan memberikan inspirasi baru untuk bekerja sama. Rombongan delegasi KBRI yang terdiri dari Dubes Bagas Hapsoro, Pelaksana Fungsi Ekonomi II Rahmawati Wulandari diantar langsung oleh pimpinan produsen kopi Kahls Kaffe.

Dalam ruangan pameran, delegasi Indonesia diperlihatkan beberapa jenis kopi yang diimpor dari Honduras, Ethiopia, Brazil, dan Indonesia (Aceh Gayo). Disitu diletakkan beberapa produk asal Indonesia lainnya, yaitu Kopiko dengan rasa cappuccino.

Kopiko adalah produk kopi yang dikenal di negara-negara Nordik (Swedia, Denmark, Norwegia dan Finlandia). Diproduksi oleh PT Mayora, Tbk, Kopiko telah berada di kawasan pasar Eropa utara ini selama 7 tahun. (Apw)

BERITA REKOMENDASI