Kecil Peluang Le Pen Menangi Pilpres Prancis

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS (KRjogja.com) – Pemilihan presiden di Prancis biasanya tak terlalu menjadi sorotan dunia seperti pilpres di Amerika Serikat. Namun, munculnya nama Marine Le Pen (48), politisi fasis dan rasis dari Partai Front Nasional, membuat sejumlah warga dunia ikut memperhatikan perkembangan pemilu di sana yang sebenarnya baru akan dimulai pada April dan Mei 2017 mendatang.

Akan tetapi, seleksi para capres di tingkat partai sudah mulai dilakukan. Partai Republik pada Minggu 27 November 2016, menggelar pemilihan pendahuluan tahap kedua. Pada tahap pertama, Minggu 20 November 2016 lalu, mantan PM Prancis Francois Fillon (62) berhasil mengalahkan mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy (61). Di putaran kedua, Fillon akan menantang mantan PM Prancis Alain Juppe (72).

Capres dari partai konservatif Fillon diunggulkan memenangi pemilihan awal putaran final tersebut. Pasalnya, warga Prancis ingin perubahan dan hal ini lebih ditawarkan Fillon ketimbang koleganya, Juppe. Fillon merupakan pemimpin konservatif yang menentang pernikahan sejenis dan juga imigran gelap. Sementara Juppe berpandangan moderat, bahkan mirip pandangan pemimpin partai kiri yang saat ini menjadi petahana.

Selain itu, dari sisi politik luar negeri, Fillon juga mengusung pandangan yang sangat berbeda dibandingkan rekannya, Juppe. Fillon tak menganggap Rusia sebagai ancaman sehingga jika terpilih sebaga presiden, Fillon berjanji akan menguatkan hubungan Rusia-Prancis. Begitu juga dengan keterlibatan Prancis di Perang Suriah, Fillon tak setuju dengan kebijakan Hollande yang mengirimkan tentara dan jet tempur untuk membantu oposisi Suriah. Dia ingin Prancis bergabung dengan Rusia memerangi ISIS di Suriah dan Irak.

Namun, untuk kebijakan dalam negeri, baik Juppe maupun Fillon punya program serupa, menaikan usia pensiun dari 62 tahun menjadi 65 tahun. Selain itu, keduanya juga akan memperpendek masa kerja di bawah 35 jam per minggu serta juga berjanji akan memotong pajak para pengusaha. (*)

BERITA REKOMENDASI