Kelompok Komunis Filipina Tembak Pengawal Duterte

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Empat orang pasukan pengamanan presiden (paspampres) Rodrigo Duterte terluka karena ditembak anggota kelompok komunis. Keempat paspampres itu dikabarkan terluka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku melepaskan tembakan saat konvoi paspampres tengah melintas di jalan raya Mindanao. Duterte sendiri sedang tidak berada bersama konvoi saat insiden itu terjadi. Pelaku diduga merupakan pemberontak dari kelompok komunis.

Seorang pejabat militer menyalahkan Tentara Rakyat Baru – pasukan bersenjata berjumlah 4000 orang dari Partai Komunis Filipina – atas penyergapan tersebut. “Ini merupakan panggilan mereka bagi pasukan pemberontak dengan melancarkan serangan kepada pasukan pemerintah,” kata Brigadir Jenderal Gilberto Gapay, pejabat militer senior Filipina, kepada stasiun radio DZBB di Manila.

Serangan itu terjadi sehari setelah Duterte meminta Kongres memperpanjang darurat militer di Mindanao hingga Desember, untuk mengalahkan militan ISIS di Marawi. Sebelumnya, darurat militer selama 60 hari telah ditetapkan di wilayah selatan Filipina itu, sejak konflik pecah pada 23 Mei. (*)

BERITA REKOMENDASI