Kelompok Pelindung Paus Miliki Kapal ‘Tempur’

Editor: Ivan Aditya

JEPANG (KRjogja.com) – Kelompok aktivis pelindung Paus Sea Shepherd memamerkan senjata baru mereka untuk menandingi kekuatan dan kecepatan kapal penangkap ikan Jepang. Kapal bernama Ocean Warrior atau Ksatria Samudera ini akan diturunkan dalam kampanye perlawanan terhadap perburuan Paus Sea Shepherd ke-11.

Direktur utama Sea Shepher Global mengatakan, Ocean Warrior memiliki panjang hingga 54 meter, berat 439 ton dan bisa melaju dengan kecepatan hingga 25 knots. Kapal penangkap Paus Jepang diperkirakan berkecepatan 22 knot, sementara kapal Sea Shepherd sebelumnya hanya 15 knot.

Geladak Ocean Warrior juga mampu menampung perahu kecil dan dilengkapi landasan helikopter. Kapal itu dibangun di Turki oleh pembuat kapal Belanda, Damen, dengan harga 8,3 juta euro atau lebih dari Rp122 miliar. Dana pembangunan kapal berasal dari donatur asal Belanda, Inggris dan Swedia.

Ocean Warrior akan dikirim ke Australia pada akhir 2016 untuk persiapan mengadang kapal penangkap paus Jepang di Antartika. Sea Shepherd telah 11 kali melakukan pengadangan penangkapan Paus oleh Jepang. Pemerintah Jepang mengatakan bahwa penangkapan itu dilakukan untuk keperluan ilmu pengetahuan, namun nyatanya mamalia tersebut diperdagangkan dan kebanyakan berakhir di meja makan. (*)

BERITA REKOMENDASI