Kenakan Rok Mini di Arab Saudi, Wanita Ditahan

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Video seorang wanita muda yang berjalan-jalan dengan mengenakan pakaian mini di situs bersejarah di Arab telah menyulut perdebatan sengit. Beberapa orang membelanya, namun sebagian lainnya menuntut penangkapannya.

Nampaknya pendapat kedua lah yang lebih didengar. Menurut sebuah laporan stasiun televisi pemerintah Saudi, Al Ekhbariya, pihak berwenang Arab Saudi telah menahan wanita dalam video viral tersebut.

Wanita itu diketahui merupakan seorang model berdarah Saudi bernama Khulood. Dalam videonya, Khulood berjalan-jalan di wilayah Najd dengan mengenakan rok mini dan atasan model crop top. Najd merupakan salah satu daerah yang paling konservatif di Arab Saudi. Kota ini adalah kota kelahiran pendiri aliran Wahhabi, Muhammad bin Abdul Wahhab. Aliran Wahhabi itu dianut oleh keluarga raja Saudi.

Video yang menuai banyak kecaman itu pertama kali dibagikan di Snapchat. Banyak orang di negara tersebut menyerukan penangkapan Khulood karena dianggap telah melanggar adab berpakaian. Peraturan berpakaian yang ketat mengharuskan wanita di Arab Saudi untuk mengenakan jubah panjang dan longgar yang dikenal sebagai abaya.

Mereka yang melanggar peraturan tersebut terancam dengan hukuman penjara. Sebagian besar wanita bahkan menutupi rambut dan wajah mereka dengan kerudung hitam. (*)

BERITA REKOMENDASI