Kerugian Dampak Badai Kammuri Mencapai Rp 224,4 M

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Topan Kammuri yang menerjang Filipina pekan ini telah merusak 135 sekolah dan menghancurkan hampir 1.200 rumah.Dengan total kerugian di daerah yang paling parah diterpa topan ini diperkirakan mencapai hampir US$16 juta (sekitar Rp224,4 miliar; kurs Rp14.029,90).

Selain itu, topan ini juga sudah menewaskan 13 orang. Namun, mereka tak merinci penyebab kematian 13 orang akibat badai tersebut. 

Sebelumnya pihak berwenang mengatakan satu orang korban tewas tenggelam, sementara tiga korban lain tewas ditabrak pohon dan benda-benda yang beterbangan. 

Topan Kammuri yang membawa angin kencang telah menggulingkan pohon-pohon dan meratakan rumah-rumah tipis di seluruh bagian utara negara itu. Topan ini juga menyebabkan bandara internasional Manila ditutup selama 12 jam.

Mark Timbal, juru bicara badan penanggulangan bencana nasional, mengatakan mereka belum menemukan tubuh korban tewas lain. Ia menyebut angka ini kemungkinan masih akan terus bertambah. Sebab, saat ini para petugas masih melakukan penyelamatan dan verifikasi di lapangan. 

"Ada kemungkinan jumlah bertambah, tetapi kami berharap tidak melakukannya," kata Timbal. (*)

BERITA REKOMENDASI