Ketigakalinya Benjamin Netanyahu Jabat PM Israel

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL,KRJOGJA.com – Benjamin Netanyahu akhirnya kembali dilantik menjadi Perdana Menteri Israel oleh parlemen (Knesset), setelah melalui tiga kali pemilihan umum yang membuat praktik politik di negara itu hampir lumpuh selama 1,5 tahun.

Parlemen melantik Netanyahu pada Minggu (17/05/2020) kemarin, setelah sepakat memberikan mandat pemerintahan. Netanyahu dan pesaingnya, Benny Gantz, menyetujui pembentukan kabinet gabungan yang berisi 36 menteri dan 16 wakil menteri.

Keduanya sepakat pada April lalu untuk mengesampingkan perbedaan untuk bersama-sama membawa perekonomian Israel keluar dari krisis akibat pandemi virus corona (Covid-19). Mereka juga membuat kesepakatan yang dinilai kontroversial, yakni bergantian mengisi posisi perdana menteri dan perdana menteri alternatif masing-masing dalam jangka waktu 18 bulan. Netanyahu yang akan mengisi masa kepemimpinan pertama.

Gantz juga dilantik untuk mengisi posisi perdana menteri alternatif selepas Netanyahu. Celah hukum itu dimanfaatkan keduanya setelah Jaksa Agung Israel menyatakan tidak ada aturan yang bisa menghalangi mereka menjalankan kesepakatan tersebut.

Netanyahu dan Gantz juga menyatakan koalisi mereka akan mendapat jatah kursi menteri dengan jumlah yang sama, dan masing-masing mempunyai kekuatan veto untuk menolak keputusan yang dinilai berpengaruh besar.

Meski begitu, pemerintahan Netanyahu dan Gantz dikritik lantaran kabinet yang dinilai terlampau gemuk, padahal di saat yang sama tingkat pengangguran di Israel meningkat 25 persen akibat dampak pandemi virus corona. (*)

BERITA REKOMENDASI