Kim Jong Un Beri Empat Usulan Kepada Xi Jinping

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Presiden China Xi Jinping mengajukan empat proposal untuk meningkatkan hubungan saat bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Beijing. Lawatan Kim Jong Un ke China merupakan undangan dari Xi Jinping selaku Sekretaris Jenderal Komite Pusat Partai Komunis China (CPC) sekaligus Presiden China, kepada Kim Jong Un selaku Ketua Partai Buruh Korea (WPK) dan Ketua Komisi Negara Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).

Pertemuan bersejarah tersebut merupakan lawatan kenegaraan pertama Kim Jong Un sejak dilantik menjadi pemimpin Korea Utara menggantikan mendiang ayahnya Kim Jong Il pada 2011. Pertama, terus melakukan pertemuan tingkat tinggi. Pertukaran tingkat tinggi memainkan peran penting dalam sejarah hubungan China dan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), nama resmi Korut.

"Di bawah situasi yang baru, saya berkeinginan mengadakan kontak rutin dengan Kawan Ketua lewat berbagai bentuk seperti pertukaran kunjungan, dan mengirim utusan khusus maupun berkirim surat satu sama lain," kata Xi.

Kedua, memainkan praktik-praktik komunikasi strategis yang teruji waktu. "Adalah tradisi yang sangat baik bagi kedua belah pihak untuk sering bertukar pandangan secara mendalam mengenai isu-isu besar," kata Xi.

Presiden China itu menambahkan bahwa kedua belah pihak harus memaksimalkan peran penting dari pertukaran antari patai, meningkatkan pertukarna dan kerja sama di berbagai bidang serta memperkuat komunikasi serta rasa saling percaya.

Ketiga, aktif meningkatkan pembangunan secara damai. "Sosialisme dengan karakteristik China telah memasuki era baru dan konstruksi sosialis DPRK juga telah memasuki periode sejarah baru. Kami siap melakukan upaya bersama dengan DPRK, sesuai tren waktu, memegang teguh perdamaian, pembangunan, kerja sama yang saling menguntungkan, meningkatkan kesejahteraan kedua rakyat, dan memberi kontribusi positif bagi perdamaian, stabilitas dan pembangunan kawasan," kata Xi.

Keempat, mengokohkan pondasi persahabatan China-DPRK. "Kedua belah pihak meningkatkan hubungan antar-warga melalui berbagai bentuk pertukaran, mengkonsolidasikan pondasi yang populer bagi hubungan bilateral yang bersahabat, khususnya meningkatkan pertukaran pemuda, untuk mewarisi dan meneruskan tradisi baik persahabatan China-DPRK," kata Xi. (*)

BERITA REKOMENDASI