Kongres Filipina Perpanjang Darurat Militer

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Kongres Filipina sepakat untuk memperpanjang darurat militer di wilayah Mindanao selama 12 bulan hingga akhir 2019 mendatang. Keputusan ini tercapai setelah parlemen Filipina melakukan pemungutan suara terkait perpanjangan darurat militer ini dengan hasil 235-28.

Presiden Rodrigo Duterte langsung mengapresiasi keputusan ini melalui surat yang dilayangkan kepada Kongres. "Terlepas dari perolehan substansial yang telah dicapai selama masa darurat militer, kami tidak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa Mindanao berada di tengah-tengah pemberontakan," tulis Duterte.

Ia juga menjamin hak-hak dan kebebasan sipil akan tetap dilestarikan di bawah undang-undang darurat militer. Duterte mendeklarasikan situasi darurat militer pada Mei 2017, ketika bentrokan pecah antara militer dan kelompok teror Maute.

Kendati demikian, anggota parlemen oposisi justru mengatakan perpanjangan itu tidak adil karena tak ada lagi pemberontakan yang perlu dipadamkan. (*)

BERITA REKOMENDASI