Korut Unjuk Kekuatan

Editor: Ivan Aditya

KORUT, KRJOGJA.com – Ratusan truk yang membawa tentara berjajar di tepi sungai Pyongyang sementara Korea Utara bersiap-siap merayakan kelahiran negara dengan penampilan kekuatan militernya di hadapan Kim Jong Un dan dunia. Hari Minggu adalah peringatan 70 tahun pendirian Republik Demokratik Rakyat Korea, pada 1948 atau tiga tahun setelah Moskow dan Washington membagi semenanjung Korea menjadi dua wilayah mereka di akhir Perang Dunia Kedua.

Hari-hari bersejarah semacam ini, terutama jika angka genap, adalah andalan dalam kalender politik Korea Utara, dan secara tradisional menjadi acara untuk memamerkan peralatan yang dimiliki. "Ulang tahun sangat penting di Korea Utara, dan tahun ini lebih penting," ujar Evans Revere dari Brooking Institution yang berkantor di Washington, AS.

Pawai yang akan dihadiri ileh Kim Jong Un, anggota keluarga Kim ketiga yang berkuasa di negara ini, sangat penting bagi pengamat Korea yang akan memperhatikan dengan seksama untuk mencari pertanda kemajuan yang berhasil dicapai. Pertama muncul adalah barisan tentara yang melintas di Lapangan Kim Il Sung. Setelah itu akan semakin mengintimidasi ketika tank bergerak di lapangan dan jet tempur terbang di atasnya. Parade pun akan diakhiri dengan penampilan rudal balistin antarbenua.

Parade yang terlalu memamerkan kekuatan militer berisiko merusak upaya perbaikan hubungan diplomatik di semenanjung Korea setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Kim Jong Un di Singapura.  Selain itu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi ketiga pada bulan ini. (*)

BERITA REKOMENDASI