Kuala Lumpur Bakal Lockdown Karena Kasus Covid-19 Meroket

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Pemerintah Malaysia kembali menerapkan Conditional Movement Order Control alias Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (CMCO) akibat COVID-19. Aturan lockdown ala Negeri Jiran ini berlaku mulai 14 Oktober tengah malam sampai 27 Oktober.

Aktivitas ekonomi masih boleh berlanjut, tetapi sekolah hingga tempat ibadah harus tutup.

Dilaporkan Free Malaysia Today, Selasa (13/10/2020), Menteri Senior Keamanan Sabri Yaakob mengakui penerapan CMCO ini karena kasus COVID-19 yang meninggal di beberapa distrik, seperti Klang, Petaling, Gombang, dan Hulu Langat.

“Demi mencegah virus menyebar ke distrik-distrik lain, National Security Countil telah setuju untuk menerapkan CMCO ke Selangor, Kuala Lumpur, dan Putrajaya,” ujar Sabri Yaakob.

Meski ada potensi penyebaran COVID-19, aktivitas ekonomi di daerah yang terdampak CMCO akan berlanjut seperti biasa.

Meski demikian warga dilarang pergi ke distrik lain tanpa adanya izin dari perusahaan. Pergi belanja juga tak boleh lebih dari dua orang.

BERITA REKOMENDASI