Kudeta dan Demo di Myanmar Telan Korban, DK PBB Gelar Rapat Tertutup

AMERIKA SERIKAT, KRJOGJA.com – Utusan khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, memuji langkah Dewan Keamanan PBB yang disebutnya “melaksanakan pertemuan tertutup guna membahas situasi dan aksi protes di Myanmar yang telah menelan banyak korban” menyusul kudeta militer terhadap pemerintahan sipil 1 Februari 2021.

Dikutip dari UN News, Sabtu (6/3/2021), Brugener menyambut langkah itu, menambahkan bahwa “persatuan Anda sangat dibutuhkan atas situasi di Myanmar” guna mendukung hasil pemilihan umum Myanmar pada November 2020 silam.

“Sangat penting bahwa Dewan ini tegas dan koheren dalam menempatkan pasukan keamanan pada pemberitahuan dan berdiri dengan rakyat Myanmar dengan tegas, untuk mendukung hasil pemilu November yang jelas” katanya, yang dengan luar biasa mengembalikan partai pemimpin yang dipenjara Aung San Suu Kyi untuk berkuasa.

BERITA REKOMENDASI