Kurdi Dibalik Hujan Roket Bandara Turki?

DIYARBAKIR (KRjogja.com) – Bandara utama di Diyarbakir, Turki dihujani tembakan roket. Sedikitnya empat buah roket diarahkan sekaligus ke landasan pacu bandar udara tersebut. Hujan roket itu membuat sejumlah penumpang dan awak pesawat diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Menurut keterangan Gubernur Diyarbakir Huseyin Aksoy, hujan roket tersebut tidak menimbulkan korban jiwa serta tidak mengganggu operasional penerbangan. Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan roket tersebut. Bandara Diyarbakir sendiri lebih banyak melayani penerbangan domestik setiap harinya.

Namun, seperti dimuat Reuters, Minggu (28/8/2016), Diyarbakir diketahui merupakan wilayah yang didominasi suku Kurdi. Fakta itu membuat kantor berita Dogan menudingkan jari kepada kelompok militan suku Kurdi sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Serangan terjadi hanya beberapa hari setelah Turki meningkatkan serangan kepada ISIS di perbatasan dengan Suriah. Turki sengaja menggempur ISIS di perbatasan untuk mencegah wilayah tersebut dikuasai oleh orang-orang Kurdi.

Konflik antara Turki dengan suku Kurdi (PKK) telah berlangsung sejak dekade 1980. Konflik keduanya diakhiri dengan perjanjian gencatan senjata. Namun, perjanjian gencatan senjata itu dibatalkan pada Juli 2015 hingga memicu pemberlakuan jam malam di Diyarbakir. Aksi itu dibalas PKK dengan melakukan serangkaian pengeboman dan serangan teror di seluruh Turki. (*)

BERITA REKOMENDASI