Laba-laba Beracun Muncul di Australia

Editor: Ivan Aditya

AUSTRALIA, KRJOGJA.com – Australia kini dihadapkan pada 'teror' laba-laba beracun usai kebakaran hutan, banjir, dan badai debu yang terjadi belakangan. Kini warga diimbau mewaspadai kemunculan laba-laba funnel web yang beracun dan mematikan.

Australian Reptile Park mengatakan aktivitas laba-laba beracun ini meningkat dalam beberapa hari terakhir di negara bagian New South Wales.

"Karena beberapa hari terakhir turun hujan dan sekarang cuaca cenderung panas, kondisi ini membuat laba-laba funnel web mulai keluar ke permukaan," kata juru bicara Australian Reptile Park lewat video yang diunggah melalui laman resmi Facebook.

Rumsey mengingatkan gigitan laba-laba jenis ini berpotensi menjadi salah satu laba-laba paling berbahaya. Jika gigitannya mengenai manusia, maka perlu penanganan serius untuk mengeluarkan racun yang cepat menyebar dari tubuh.

Hewan yang memiliki nama latin Atracid Australia yang muncul ini berasal dari hutan lembab di kawasan timur Australia. Beberapa spesies laba-laba funnel web dikenal sangat beracun dan bisa menyebar dengan cepat hingga mematikan korban.

Warren Baily mengatakan laba-laba jenis ini biasanya aktif saat musim panas. Kemunculannya tahun ini relatif lebih lambat karena faktor cuaca yang sangat kering akibat kebakaran hutan dalam beberapa bulan terakhir.

"Mereka [laba-laba] sangat beracun dan bisa membunuh orang. Mereka keluar karena cuaca berubah dengan turunnya hujan beberapa hari terakhir. Laba-laba ini bisa menghampiri rumah, permukaan tanah, hingga atap," ujar Baily. (*)

BERITA REKOMENDASI