Laporkan Konten Pornografi, China Tawarkan Rp 1,2 M Bagi Warga

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Pemerintah China menaikkan uang hadiah untuk warganya untuk melaporkan publikasi pornografi dan ilegal kepada pihak berwenang dan badan pemerintah. Tidak tanggung-tanggung, jumlah hadiah tersebut digandakan dari tawaran sebelumnya.

Mulai 1 Desember, pelapor bisa mendapatkan 600 ribu yuan (sekira Rp1,2 miliar) untuk pelaporan konten ilegal baik online atau media lainnya. Jumlah itu naik 50 persen dari 300 ribu yuan yang ditawarkan sebelumnya.

China memiliki definisi yang luas mengenai apa yang disebut sebagai konten ilegal. Beberapa konten tersebut termasuk karya yang "membahayakan persatuan nasional", "kebocoran rahasia negara", dan "mengganggu tatanan sosial". Istilah-istilah tersebut digunakan oleh otoritas China untuk menangkap dan menghukum para pembangkang dan aktivis hak asasi.

Aturan baru itu diterbitkan oleh biro di bawah badan regulator media pemerintah pada saat Beijing meningkatkan kontrol atas konten yang beredar. Awal pekan ini, Administrasi Ruang Siber China (CAC) mengatakan bahwa mereka telah "membersihkan" 9.800 akun pada platform media sosial China yang dituduh menyebarkan informasi dan rumor yang "berbahaya secara politik".

Regulator internet China juga mengkritik jejaring sosial seperti Weibo, laman seperti Twitter di China, dan aplikasi berkirim pesan WeChat yang dianggap bertindak lalai dan tidak bertanggungjawab. (*)

BERITA REKOMENDASI