Layanan Fast Track Pengaruhi Psikologi Jemaah

MADINAH, KRJOGJA.com – Karaker yang dimiliki jemaah haji sangat beragam. Tidak jarang mereka membawa karakter dari daerah masing-masing yang tentu saja butuh penanganan ekstra serta kesabaran lebih.

"Jemaah haji punya karakter masing-masing. Tapi yang sangat berperan adalah petugas kloter. Kalau petugas tidak punya nyali mengatur kloter tersebut, tidak punya kemampuan manager yang harus bisa mengatur memetakan, itu yang sulit," kata Kasektor 2 Madinah, Muhammad Rusdi Umar kepada Tim MCH 2019, Selasa (16/7/2019).

Rusdi mencontohkan seperti teman-teman dari Medan ataupun Makassar dalam menyikapi persoalan kadang terlalu responsive. Hal itu saat dihadapkan pada jemaah yang ingin langsung mau ibadah ketika sampai. 

"Hal seperti itu sangat membutuhkan kesabaran ekstra. Dibandingkan menghadapi jemaah dari embarkasi SUB dan SOC, ada tantangan lebih saat ingin menyampaikan informasi. Sebab mereka bisa lebih sabar dalam karakternya," kata Rusdi.

Apalagi lanjut Rusdi, jemaah ini tidak mengaami layanan fast track. Sebab jika dilayani fast track, prosesnya akans angat cepat dan jemaah tidak perlu mengalami rasa capek luar biasa setelah melakukan perjalanan jauh.

"Mereka tidak mengalami fast track, tidak lebih dari satu jam. Kami harapkan untuk tahun selanjutnya, pertambahan fast track bisa ditingkatkan. Hal itu akan berpengaruh pada psikologisnya. Bila mereka enjoy, pikiran tenang. Tenaga tidak akan tersita banyak. Semoga tahun yang akan datang fast track bisa dinikmati seluruh jemaah haji," ucapnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI