Ledakan Gas di Apartemen, Empat Orang Tewas

MAGNITOGORSK, KRJOGJA.com – Setidaknya empat orang tewas dan empat lainnya terluka, sementara nasib 68 orang lainnya masih belum diketahui dikarenakan ledakan gas yang menghancurkan sebuah bangunan apartemen 10 lantai di pusat kota Magnitogorsk di Ural Rusia.

Diwartakan RT pada Senin (31/12/18), ledakan mengguncang kompleks apartemen pada Senin, 31 Desember sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Video dari tempat kejadian menunjukkan salah satu bagian bangunan yang benar-benar runtuh.

Menurut pihak berwenang, bencana tersebut menewaskan sedikitnya empat orang. Empat lainnya, termasuk seorang anak, berhasil diselamatkan dari reruntuhan dan dirawat di rumah sakit karena luka-luka.

Wakil Gubernur, Oleg Klimov mengatakan sekitar 110 warga terdaftar tinggal di apartemen tersebut, dan nasib 68 lainnya belum jelas. Tragedi itu disebabkan oleh ledakan gas, kantor regional dari Layanan Keamanan Federal (FSB) mengonfirmasi.

Seorang wanita yang tinggal di lantai empat gedung itu berkata bahwa dia dibangunkan oleh ledakan keras dan melihat bahwa semua jendela di apartemen hancur. Dia segera mendeteksi bau bakaran yang kuat.

"Saya membuat masker menggunakan kain basah untuk anak-anak saya, dengan cepat mengenakannya dengan pakaian hangat dan mengambil beberapa dokumen saya," katanya.

“Kami keluar tepat ke reruntuhan. Seluruh bagian bangunan hilang. "

Sekitar 469 penyelamat dan 66 perlengkapan dikerahkan ke tempat kejadian. Tim tambahan, termasuk spesialis psikiatris dan unit K-9, dibawa dari Wilayah Chelyabinsk dan Wilayah Bashkortostan yang berdekatan.

Disaat kota itu telah mengerahkan tim tanggapan pertama, Kementerian Darurat tetap siaga untuk menerbangkan empat pesawat dari Moskow untuk mengantarkan lebih banyak staf ke lokasi kejadian. (*)

 

BERITA REKOMENDASI