Ledakan St Petersburg Upaya Teror

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan ledakan bom di supermarket St Petersburg sebagai aksi terorisme. Dia juga meminta petugas keamanan yang merasa nyawanya terancam oleh tersangka teror untuk menembak mati jika diperlukan.

"Anda tahu bahwa kemarin di St Petersburg ada sebuah serangan teroris," kata Putin kepada orang-orang yang hadir di acara tersebut, merujuk kepada ledakan yang melukai 13 pengunjung di salah satu cabang supermarkte Perekrestok, Rabu.

Penyidik tengah mendalami kasus tersebut. Mereka menyebut ledakan berasal dari bom rakitan yang berisi potongan logam. Sejumlah media Rusia melaporkan bom itu disembunyikan di sebuah lemari tempat penitipan barang.

Dia tidak menjelaskan secara rinci, tapi Kremlin sempat menyebut informasi yang diberikan Amerika Serikat membantu Rusia menggagalkan serangan di Katedral Kazansky St Petersburg.

Putin juga mengatakan kepada para peserta upacara bahwa situasi keamanan di Rusia bisa jadi lebih buruk jika ribuan warga Rusia yang bertempur bersama ISIS di Suriah diperbolehkan pulang. (*)

BERITA REKOMENDASI