Lockdown Covid-19 di Malaysia Ternyata Kurangi Ancaman Teror ISIS

Ishak melihat lockdown sebagai ‘berkah tersembunyi’, menyebut pembatasan pergerakan mencegah “sebagian besar aktivitas terkait ISIS” di Malaysia.

Ishak, wanita pertama yang memimpin Divisi Kontra-Terorisme Cabang Khusus (lengan intelijen Kepolisian Diraja Malaysia), mengungkapkan bahwa hanya tujuh tersangka teror yang ditangkap pada 2020, turun dari 72 jika dibandingkan 2019.

Malaysia memulai operasi penangkapan tersangka dan terduga teroris terkait ISIS pada 2013. Pada kala itu, pihak berwenang hanya menemukan empat orang.

Angka itu dengan cepat melonjak menjadi 82 pada tahun 2015, dan kemudian 119 pada puncaknya pada tahun 2016.

BERITA REKOMENDASI