Maduro Larang Kelompok Oposisi Ikut Pilpres

Editor: Ivan Aditya

VENEZUELA, KRJOGJA.com – Presiden Nicolas Maduro mengumumkan bahwa sejumlah oposisi utamanya akan dilarang mengikuti pemilihan umum presiden tahun depan setelah mereka memboikot pemungutan suara wali kota tahun ini. Langkah ini diprediksi akan memperkuat cengkraman kekuasaan Maduro di Venezuela.

Sejumlah oposisi itu termasuk tokoh-tokoh yang sempat turun ke jalan memimpin protes atas kepemimpinan Maduro, seperti Henrique Capriles, Leopoldo Lopez dan lainnya. Demikian disampaikan Maduro usai menyampaikan suaranya dalam pemilihan wali kota.

"Itu yang diputuskan Dewan Konstituen Nasional," ujarnya, merujuk kepada badan legislasi berkekuatan khusus yang membantunya memegang kekuasaan. Badan kontroversial itu masih dipertanyakan keabsahannya oleh masyarakat internasional.

Sementara pemilu wali kota berjalan di seluruh penjuru negara, Maduro jelas lebih memikirkan bursa presiden 2018, di mana ia berencana kembali mencalonkan diri meski hanya memperoleh nilai persetujuan masyarakat sekitar 30 persen. (*)

BERITA REKOMENDASI