Mahmoud Abbas Tolak Peran Amerika

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menolak Amerika Serikat menjadi mediator tunggal dalam menangani konflik di Timur Tengah saat berpidato di hadapan sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.

"Kami juga tak menerima mediasi tunggal Amerika dalam proses ini," ujar Abbas.

Ia menjabarkan bahwa Palestina tak dapat menerima peran tunggal karena sejak Presiden Donald Trump menjabat pada 2017 lalu, AS sangat bias dan terlihat memihak Israel. Abbas lantas menjabarkan sejumlah keputusan kontroversial AS, mulai dari mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pemangkasan bantuan, hingga penutupan kantor perwakilan Palestina di Washington.

"Dengan semua keputusan ini, pemerintahan tersebut memungkiri semua komitmen AS sebelumnya, dan bahkan melecehkan solusi dua negara," ucap Abbas.

Di hadapan para pemimpin dunia, Abbas pun mendesak Trump untuk segera mencabut segala keputusan kontroversial ini. "Dalam acara mulia ini, saya kembali menyampaikan desakan saya kepada Presiden Trump untuk membatalkan keputusan dan dekritnya untuk menyelamatkan prospek perdamaian," tutur Abbas. (*)

BERITA REKOMENDASI