Makam Yahudi Prancis Dicoret Lambang Nazi

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS, KRJOGJA.com – Sebanyak 107 nisan di sebuah taman pemakaman Yahudi di dekat Strasbourg, Prancis dirusak. Pusara itu dicoret dengan lambang swastika yang identik dengan simbol Partai Nazi dan diduga dilakukan kelompok sayap kanan.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, mengecam aksi itu dengan menyebutnya sebagai tindakan anti-Yahudi tersebut mengerikan.

"Saya ingin mengatakan sesuatu kepada mereka yang berpikir dapat pergi ke sini di tengah malam dan merusak kenangan bagi mereka yang telah dikubur di sini. Merusak kenangan Republik Prancis kami. Saya ingin memberi tahu mereka bahwa kami tidak akan membiarkan mereka sendiri dan kami akan menindaklanjuti," katanya.

Dia kemudian mengumumkan pembentukan sebuah lembaga untuk memerangi kebencian. Dia menyatakan kepolisian telah membuka investigasi terhadap kasus ini.

Presiden Emmanuel Macron ikut mengutuk tindakan perusakan tersebut dalam sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya pada Selasa sore.

"Anti-Yahudi adalah kejahatan dan kita akan memeranginya, di Westhoffen, dan di seluruh tempat, sampai mereka yang telah meninggal bisa beristirahat dengan tenang," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI