Malaysia dan Brunei Tunda Pemberangkatan Calon Haji

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Menteri Agama Malaysia, Datuk Seri Dr. Zulkifli Mohamad Al-Bakri, menyatakan pemerintah setempat tidak akan memberangkatkan rombongan jemaah calon haji ke Arab Saudi karena khawatir dengan pandemi virus corona (Covid-19).

“Berdasarkan taklimat dengan Kementerian Kesehatan Malaysia, lembaga Tabung Haji dan Majelis Nasional Ulama yang digelar pada 9 Juni, perjalanan haji pada 1441 Hijriyah ditunda. Ini adalah keputusan sulit dan kami memahami melaksanakan ibadah haji sangat penting bagi umat Islam,” kata Zulkifli.

Zulkifli menyatakan keputusan itu sudah disampaikan kepada Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

Zulkifli menyatakan keputusan itu diambil berdasarkan prinsip dalam Islam, yakni menghindari sesuatu perbuatan atau keadaan yang bisa menyebabkan bahaya. Menurut dia, karena sampai saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan, maka ada kemungkinan virus tersebut terus menular di dunia.

“Melaksanakan ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang juga mempunyai konsep Istita’ah, yaitu melaksanakan ibadah dalam kondisi sehat, aman, mendapat izin menuju Tanah Suci dan juga mempunyai kemampuan keuangan. Tanpa hal tersebut, maka tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji,” kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli dia sudah menyampaikan keputusan penundaan pemberangkatan rombongan calon jemaah haji kepada Menteri Urusan Haji Arab Saudi, Dr. Muhammad Saleh bin Taher Banten, melalui Duta Besar Dr. Mahmoud Hussien Saeed Qattan. (*)

BERITA REKOMENDASI