Malaysia Gratiskan Vaksinasi Bagi Warga Asing

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Komisi Pasokan dan Akses Vaksin Covid-19 Malaysia menyatakan tetap memprioritaskan vaksinasi bagi rakyat Negeri Jiran. Akan tetapi menurut mereka untuk mensukseskan program itu, maka warga asing juga harus ikut divaksin.

Alasannya adalah sebagian klaster kasus Covid-19 di Malaysia dialami para pekerja migran. Klaster infeksi itu terjadi di antara para pekerja migran di bidang konstruksi, pertanian dan manufaktur.

Menurut komisi itu, kebijakan itu ditetapkan sebagai balas budi, karena sebagian negara juga secara sukarela memberikan vaksin gratis bagi penduduk Malaysia yang bermukim di negara mereka. “Dalam masa pandemi ini, pendistribusian vaksin adalah gerakan kemanusiaan,” lanjut pernyataan lembaga itu.

Selain pertimbangan kemanusiaan, pemerintah Malaysia menyatakan menggratiskan vaksin bagi warga asing disebabkan karena jumlah vaksin yang mereka terima melebihi jumlah penduduk setempat. “Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memberikan vaksin bagi seluruh penduduk Malaysia untuk mendapatkan kekebalan kelompok dari Covid-19,” lanjut isi pernyataan itu.

Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba, menyatakan pesanan vaksin Covid-19 dari Pfizer-BioNTech kemungkinan akan diterima pekan ini. Program vaksinasi perdana akan digelar pada 26 Februari mendatang.

Pemerintah Malaysia memesan 25 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech pada November 2020 dan Januari 2021. Mereka juga membeli 18.4 juta dosis vaksin corona Sputnik V dari Institut Gamaleya, Rusia serta vaksin buatan perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech. (*)

BERITA REKOMENDASI