Malaysia Tolak Keberadaan LGBT

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Malaysia tidak bisa menerima LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) karena itu semua adalah nilai-nilai yang dianut negara Barat.

"Pada saat ini, kami tidak menerima LGBT. Namun, jika mereka (Barat) ingin menerima, itu adalah urusan mereka. Jangan memaksakannya pada kami," kata dia.

Pernyataan itu disampaikan di sebuah forum di Thailand yang membahas soal intoleransi terhadap LGBT pada Kamis (25/10/2018). Selama ini, Malaysia menerapkan dua sistem hukum. Pengadilan Islam akan mengurus masalah keluarga dan keagamaan bagi warga Muslim yang meraup 60 persen populasi negara tersebut.

Ini bukan kali pertama Mahathir melontarkan komentar anti-LGBT. Beberapa bulan lalu, Mahathir juga mengatakan bahwa ada beberapa hal yang tak dapat diterima di Malaysia, salah satunya pernikahan sesama jenis.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Malaysia juga menyatakan penolakan mereka atas LGBT, termasuk Menteri Urusan Agama Islam, Mujahid Yusof Rawa. Ia bahkan mengutarakan gagasa pendirian kamp untuk mendidik para LGBT. Gagasan ini dikecam oleh berbagai pihak, termasuk Human Right Watch. (*)

BERITA REKOMENDASI