Mantan Polisi Rusia Divonis Seumur Hidup

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Seorang mantan polisi Rusia, Mikhail Popkov, kembali dijerat hukuman penjara seumur hidup setelah mengakui pembunuhan 56 orang. Dengan pengakuan ini, Popkov secara keseluruhan sudah mengklaim pembunuhan terhadap 78 perempuan karena sebelumnya, ia menjalani hukuman atas kasus penghilangan 22 nyawa.

Popkov pertama kali ditangkap tahun 2012 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Januari 2015. Ia ditangkap setelah hasil DNA pada mobil yang dipakai dalam kasus pembunuhan sesuai dengan identitas Popkov.

Pria berusia 53 tahun itu membunuh korban setelah menawarkan tumpangan di mobilnya pada larut malam. Korban terdiri dari perempuan berusia antara 16-40 tahun dan satu laki-laki sesama polisi. Setidaknya 10 korban diperkosa sebelum akhirnya dibunuh.

Popkov memulai aksi pembunuhan berantai setelah menemukan istrinya berselingkuh.  Pada akhir 1990-an, serangkaian kekerasan seksual dan pembunuhan mulai melanda wilayah sekitar kota Angarsk, dekat Irkutsk.

Aksi kekerasan ini ternyata dilakukan Popkov. Dalam tiga kasus yang tercatat, pembunuhan dilakukan ketika ia masih bertugas dengan mobil polisi. (*)

BERITA REKOMENDASI