Mantan Presiden Brasil Korupsi Sampai Rp 166 Triliun

Editor: Ivan Aditya

BRASIL (KRjogja.com) – Jaksa Brasil mengajukan tuntutan terhadap mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva, istrinya dan enam orang lainnya terkait skandal korupsi yang melibatkan raksasa minyak Petrobras. Jaksa penuntut umum, Deltan Dallagnol, mengatakan Lula merupakan jenderal dalam kasus korupsi Petrobras yang menyebabkan kerugian negara sebesar USD 12,6 miliar atau setara Rp 166 triliun.

Pengacara Lula mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kliennya membantah keras tuduhan tersebut. Lula dapat dijebloskan ke penjara atas dugaan menerima suap berupa apartemen mewah di Sao Paulo dari salah satu perusahaan teknik dan konstruksi, OAS, yang menjadi pusat skandal suap.

Pria 70 tahun yang menjabat sebagai presiden pada 2003-2010 membantah kepemilikan apartemen tiga lantai di kota Guaruja tersebut. Bulan lalu, polisi federal Brasil mendesak jaksa mengajukan tuntutan terhadap Lula dan istrinya karena yang bersangkutan diduga menerima lebih dari USD 700 ribu dari OAS. (*)

BERITA REKOMENDASI