Manuel Lopez Bahas Masalah Imigrasi dengan Trump

Editor: Ivan Aditya

MEKSIKO, KRJOGJA.com – Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, mengaku membahas masalah imigrasi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui sambungan telepon.

"Hari ini saya berbicara melalui telepon dengan Presiden Donald Trump. Dengan hormat dan bersahabat, kami membahas masalah migrasi dan kemungkinan menerapkan program bersama untuk menciptakan dan mengembangkan lapangan kerja di Amerika Tengah dan di negara kami," tulis Lopez Obrador melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (12/12/2018).

Gedung Putih belum menanggapi permintaan wartawan untuk memberi komentar. Semenjak Lopez Obrador menjabat pada 1 Desember lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, dikabarkan telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard, terkait masalah perbatasan kedua negara.

Lopez Obrador sendiri memang menjanjikan pencegahan migrasi ilegal melalui pembangunan ekonomi. Ia juga ingin AS berkontribusi dengan rencana yang difokuskan pada Meksiko selatan dan Amerika Tengah itu.

Selama ini, ribuan imigran Amerika Tengah yang melarikan diri dari kemiskinan dan kekerasan di negaranya dikabarkan menetap di kemah penampungan di Tijuana, Meksiko. Sebelum mengklaim suaka ke Negeri Paman Sam, mereka harus menunggu beberapa minggu sampai bulan di perbatasan AS tersebut. Selama di penampungan, banyak masalah baru timbul, terutama kriminal. (*)

BERITA REKOMENDASI