Masyarakat Internasional Harus Kawal Transisi Afghanistan yang Damai

JAKARTA, KRJOGJA.com – KTT Luar Biasa G20 tentang Afghanistan diselenggarakan secara virtual pada tanggal 12 Oktober 2021. KTT yang juga dihadiri oleh Wamenlu RI Mahendra Siregar dan Co-Sherpa G20 Indonesia Dian Triansyah Djani tersebut telah membahas upaya bersama untuk memperkuat koordinasi internasional dan dukungan terhadap PBB dalam mengatasi krisis kemanusiaan, ekonomi, dan keamanan di Afghanistan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa rakyat di Afghanistan juga sama seperti masyarakat di manapun yang mengingingkan perdamaian.

“Sudah sangat lama rakyat Afghanistan mendambakan perdamaian dan hidup normal,” demikian sergah Presiden RI Joko Widodo di depan para pemimpin dunia yang tergabung dalam Group of 20 atau G20 seperti dikutip dari situs Kemlu.go.id, Kamis (14/10/2021).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Presiden RI menekankan bahwa “Masyarakat internasional harus mengawal masa transisi ini, menuju Afghanistan yang stabil, damai dan sejahtera.”

Presiden RI menekankan pentingnya upaya komunitas internasional, dengan G20 di garda terdepan, untuk melakukan tiga hal. Pertama, menjaga stabilitas dan keamanan termasuk dengan membentuk pemerintah Afghanistan yang inklusif. “Hak semua kelompok, khususnya perempuan, untuk berkontribusi harus diberikan,” disampaikan Presiden Jokowi.

BERITA REKOMENDASI